Surat dari hacker

Ikuti Twitter @KoranTapanuli dan Google Plus +JararSiahaan

Salah satu kelompok hacker yang paling disegani di dunia, Anonymous, menulis surat kepada Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO (The North Atlantic Treaty Organization) setelah mereka menyerang situs-situs bisnis online dan website keuangan terbesar milik Amerika Serikat seperti Visa, PayPal, toko Amazon, Master Card, dan terakhir perusahaan Sony.

“Sekarang dunia milik kami, milik masyarakat sipil, bukan lagi milik kalian. Tuntutan kami sederhana: jangan lagi berbohong kepada publik, jangan lagi korupsi, maka kalian tidak perlu khawatir dokumen kalian diekspos.”

Blog Jarar Siahaan membaca surat peringatan sekaligus ancaman dari grup hacker Anonymous itu diterbitkan di situs anonnews.org kemarin. Para peretas cyber ini menulis:

Surat dari hacker Anonymous untuk NATO

Kepada negara-negara anggota NATO. Kami adalah Anonymous.

Baru-baru ini dipublikasikan, kalian menuduh hacker Anonymous sebagai ancaman terhadap pemerintah dan masyarakat. Anda juga mengatakan kerahasiaan sebagai “kejahatan yang diperlukan,” dan bahwa transparansi tidak selalu merupakan pilihan tepat untuk dikedepankan.

Anonymous ingin mengingatkan kalian bahwa pemerintah dan masyarakat sering tidak sejalan sesuai prinsip-prinsip demokrasi, tujuan dan cita-cita masyarakat sering bertentangan dengan keinginan pemerintah. Di sinilah posisi hacker Anonymous: ketika terjadi konflik kepentingan antara pemerintah dan masyarakat, maka kepentingan masyarakatlah yang akan kami prioritaskan.

Satu-satunya ancaman transparansi menurut pemerintah adalah bila ada yang mengancam cara-cara kalian bertindak, kemampuan kalian untuk menghalalkan segala cara walaupun hal itu tidak disetujui oleh publik. Contoh yang paling bagus adalah ketika kami meretas HBGary.

Catatan Blog Jarar Siahaan: HBGary adalah perusahaan keamanan jaringan Internet yang dikontrak oleh FBI untuk membantu FBI membongkar siapa para hacker Anonymous. Perusahaan itu justru diserang oleh Anonymous beberapa waktu lalu.

Kami tidak setuju dengan cara-cara melanggar hukum dan tidak bermoral yang dilakukan oleh aparat militer dan pemerintah dengan mengatasnamakan “kepentingan nasional” untuk melegalkan segala tindakan kalian. Apabila pemerintah melanggar hukum, maka kalian pun harus menerima konsekuensinya.

Kami kelompok hacker Anonymous tidak dapat menerima status quo di mana pemerintah bisa dengan seenaknya menyampaikan sebuah versi informasi kepada publik tetapi versi yang lain disembunyikan. Ketidakjujuran dan rahasia adalah konsep aturan-pribadi, bukan aturan demokrasi. Lalu bagaimana publik akan memilih seorang politikus jika mereka tidak tahu kebijakan-kebijakannya secara transparan?

Ketika sebuah pemerintahan terpilih, maka mereka harus mewakili bangsa yang dipimpinnya. Ini artinya, kebijakan pemerintah bukanlah kebijakan orang-orang di dalam pemerintahan itu tapi harus merupakan kepentingan masyarakat yang dipimpinnya.

Anonymous dan WikiLeaks adalah berbeda, kami jelas-jelas terpisah. Tindakan hacker Anonymous selama ini bukanlah atas permintaan Wikileaks. Namun kami dan Wikileaks memiliki persamaan: tidak mengancam organisasi mana pun kecuali organisasi itu melakukan kesalahan dan berusaha menghindar dari kesalahannya.

Kami tidak pernah bermaksud mengancam kehidupan seseorang. Kami tidak ingin memaksakan kehendak pada siapa pun. Kami tidak melakukan teror terhadap negara mana pun.

Kami hanya ingin agar kekuasaan dari pihak-pihak yang sarat kepentingan politik dikembalikan ke tangan publik.

Pemerintah menciptakan aturan hukum, tapi tidak berarti pemerintah bisa melanggar hukum.

Berbagai kasus skandal yang muncul saat ini bukanlah karena Anonymous atau Wikileaks membongkarnya, tapi itu adalah konsekuensi dari berkas-berkas yang diungkapkan ke publik. Risiko pengungkapan tersebut akan berdampak pada pejabat-pejabat pemerintah yang sering bersikap munafik seolah-olah mereka berada di atas hukum dan tidak bisa ditangkap.

Pesan utama dari surat kami ini sangat sederhana: Jangan berbohong kepada publik, maka kalian tidak perlu khawatir kebohongan itu terungkap. Jangan melakukan korupsi, maka kalian tidak harus cemas bila korupsi dibongkar. Jangan melanggar hukum, maka kalian tidak perlu takut akan terkena masalah.

Jangan coba-coba memperbaiki “dua wajah” kalian dengan menyembunyikan salah satunya. Tampilkanlah hanya satu wajah secara jujur, terbuka, dan demokratis.

Kalian tahu, pemerintah tidak mampu menakut-nakuti kami karena kami adalah perlawanan publik.

Pesan terakhir, jangan melakukan kesalahan dengan menantang Anonymous. Bila kalian menjatuhkan seorang hacker, maka sepuluh hacker lainnya akan bergabung dengan kami.

Satu-satunya kesempatan kalian untuk mengalahkan kami adalah dengan menerima semua hal di atas. Ini bukan lagi dunia kalian. Ini dunia kami, masyarakat luas.

Slogan kelompok hacker paling disegani dan ditakuti di dunia

  • Kami tidak dikenal, kami anonim.
  • Kami adalah legiun, jumlah kami ribuan.
  • Kami tidak memberi maaf.
  • Kami tidak melupakan.
  • Nantikan kedatangan kami.

Televisi berita dunia CNN menyebut hacker Anonymous sebagai salah satu pengganti utama Wikileaks.

Anonymous, kelompok hacker yang paling ditakuti dan disegani di dunia, dikenal dengan simbol topeng Guy Fawkes yang populer lewat buku komik dan film V for Vendetta. » Sumber surat dari hacker: Anonnews » Jarar Siahaan Dotcom

About Jarar Siahaan

+Jarar Siahaan adalah Pemimpin Redaksi Koran Tapanuli, tinggal di Balige, Kabupaten Toba Samosir. Ikuti pendapatnya tentang menulis dan bahasa di facebook.com/menuliskalimat atau situs Menulis Kalimat.
This entry was posted in Google-Internet and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.