Ticker & Subscribe Facebook mengancam privasi anda!

Ikuti Twitter @KoranTapanuli dan Google Plus +JararSiahaan

[Jarar Siahaan, Balige, Toba Samosir.] Facebook tidak aman — Munculnya beberapa fitur baru di Facebook semakin berbahaya bagi privasi anda jika tidak disetel secara bijak.

Fasilitas baru News Ticker di Facebook membuat teman-teman anda tahu secara “real live” apa saja yang sedang anda lakukan di Facebook saat ini, bahkan ketika anda mengaktifkan fitur “offline”.

Tombol Subscribe Facebook sangat tidak aman jika anda aktifkan, karena orang yang bukan “Friend” anda pun akan dapat melihat sebagian Update Status anda.

Majalah Time menulis bahwa meskipun seorang pengguna Facebook telah keluar (Logout) dari akunnya, tapi data kunjungan dia ke situs-situs lain masih terekam oleh Facebook. Bukan hanya itu, seorang teman telah membuktikan sendiri, walaupun dia telah mengeklik “Logout”, tapi akun Facebook dia ternyata masih dalam posisi “Login” — padahal dia tidak mengaktifkan “Remember Password” atau “Ingat kata sandi untuk situs Facebook”.

Bahaya News Ticker Facebook bagi privasi anda

  • Semua “Teman” anda di Facebook akan melihat apa saja yang “sedang anda lakukan saat ini” di akun FB anda. Misalnya anda mengeklik “Like” pada video seronok, atau berkomentar pada Status mantan pacar anda. Bayangkan, apa jadinya jika saudara, istri, atau pacar anda melihat aktivitas anda itu via Ticker di profil mereka.
  • Bahkan mereka bisa melihat kalau anda sedang bersembunyi di balik status yang sengaja anda setel sebagai “offline.”
  • “Gunanya Ticker banyak lagi: Memata-matai pacar, memata-matai target incaran (lagi jatuh cinta misalnya sama seseorang), memata-matai musuh, bisa juga mencari data-data yang diperlukan untuk kegiatan hacking dan sejenisnya (social engineering attack jadi lebih gampang),” tulis Haqiqie Suluh, blogger yang juga pengguna Facebook dan Google+, pada komentarnya di Status Google Plus saya — baca di sini.

Apa yang dapat anda lakukan mencegah dampak negatif News Ticker pada privasi?

Tips Google PlusSejauh ini tidak ada! Fakta yang mengecewakan.

Walaupun anda menghapus Ticker pada profil Facebook anda, misalnya dengan aplikasi tambahan pada browser yang bagus semacam Google Chrome, tidak berarti aktivitas anda tidak akan terlihat pada orang lain. Teman-teman anda tetap akan melihat aktivitas anda melalui Ticker pada akun mereka masing-masing.

Ribuan Facebooker sudah membuat Petition to Remove Facebook Ticker atau Petisi Hilangkan Ticker Facebook. Anda boleh bergabung dengan petisi itu.

Subscribe Facebook tidak aman bagi privasi

Orang yang bukan “Teman” anda pun bisa melihat Status Publik anda apabila anda mengaktifkan fitur Subscribe ini pada profil Facebook anda.

Selama ini anda mungkin sengaja memilih sekian ratus saja Facebooker untuk menjadi “Teman” anda, dengan maksud agar hanya mereka yang dapat membaca Update Status anda. Namun kalau anda mengaktifkan fitur Subscription atau Subscribe, maka orang lain akan dapat mengekliknya untuk melihat Status Publik anda — sekalipun orang lain itu tidak masuk dalam daftar “Teman” anda.

Bagaimana mengatasi masalah Subscribe Facebook ini?

Berbeda dengan Ticker, fitur Subscribe bisa anda kendalikan.

  • Jangan aktifkan Subscribe pada profil anda, sehingga orang lain tidak akan bisa mengekliknya.
  • Jangan menulis Status secara Publik.

Situs jajak pendapat, Soda Head, melakukan survei baru-baru ini mengenai fitur-fitur baru di Facebook. Hasilnya: 86 persen Facebooker mengaku tidak suka dengan fitur baru itu.

Bahaya data cookies: Meski telah klik Logout, akun Facebook masih Login. Hati-hati pakai FB di warnet!

Seorang ahli situs Internet, Nik Cubrilovic, menulis dua hari lalu bahwa ketika seorang Facebooker telah keluar (log out), jejaknya berupa data “cookies” masih tertinggal — dan ketika dia mengunjungi situs-situs lain yang memiliki tombol “Like”, maka data cookies kunjungan ke situs-situs itu terkirim ke server Facebook. Hal ini pertama kali saya ketahui dari Status Google Plus yang ditulis oleh Putu Wida Gunawan.

UPDATE: Beberapa jam setelah artikel ini saya terbitkan, saya melihat situs majalah TIME juga telah mengutip temuan Nik Cubrilovic dalam berita “Facebook Cookies Work Even If You’re Logged Out (for Your Own Good).”

Nik Cubrilovic menulis temuannya disertai sejumlah bukti akurat — berupa “forensik kode program” — dalam artikel berjudul “Logging out of Facebook is not enough” (Logout dari Facebook saja tidak cukup). Namun pihak Facebook membantahnya.

Putu Wida Gunawan juga telah membuktikan sendiri hal ini. Walau dia telah mengeklik “Logout” dari akun Facebook — dan juga tidak mengaktifkan fitur “Ingat Password” — namun akunnya ternyata masih dalam posisi “Login”. Ini sangat berbahaya jika anda sering mengakses Facebook di warnet atau komputer milik orang lain.

Hati-hatilah! Untuk melihat buktinya dan cara mengatasinya, silakan KLIK DI SINI.

Pakai email khusus hanya untuk Facebook

Tips ini pertama kali saya ketahui dari komentar seorang Facebooker di blog luar negeri, tapi saya lupa alamat URL-nya.

  • Ketika sedang akan membuat akun Facebook, pakailah sebuah alamat email yang khusus — email yang TIDAK SEORANG pun tahu, tidak pernah anda pakai mengirim surat pada siapa pun.
  • Kalau anda telah terlanjur memakai email asli anda, buatlah sebuah “email palsu” yang baru, lalu tambahkan alamat itu pada akun Facebook anda. Nanti Facebook mengirim tautan konfirmasi ke alamat baru tersebut untuk anda klik.
  • Setelah itu, ubahlah pada Settings agar email baru tadi menjadi “Primary email” atau “Email utama”, dan anda boleh menghapus email asli anda.

Ganti password Facebook & email anda sekarang!

Kalau selama ini anda sering masuk/login ke akun Facebook atau email melalui komputer orang lain, warnet, atau komputer kantor (bukan komputer pribadi anda), maka tidak tertutup kemungkinan password anda telah diketahui oleh orang lain.

Maka sekarang juga ganti password anda, dan password untuk FB serta email mesti berbeda!

  • Klik cara membuat password yang mustahil bisa ditebak orang lain (artikel ini juga menjelaskan bagaimana cara yang dipakai orang jahat untuk membobol username dan password Facebook).

Sebarkan kepada teman anda di Facebook

Anda dapat menyebarkan (share) artikel ini ke akun Facebook anda dengan mengeklik tombol “F” di bawah. Supaya rekan anda di Facebook bisa dengan lebih bijak dan berhati-hati menjaga privasi mereka.

Bagi anda yang membaca tulisan ini via email (langganan RSS), silakan meneruskan (forward) kepada teman-teman anda.

Klik untuk membaca: Cara menutup Facebook secara permanen (berbeda dengan Deactivate Account atau Nonaktifkan Akun).

About Jarar Siahaan

+Jarar Siahaan adalah Pemimpin Redaksi Koran Tapanuli, tinggal di Balige, Kabupaten Toba Samosir. Ikuti pendapatnya tentang menulis dan bahasa di facebook.com/menuliskalimat atau situs Menulis Kalimat.
This entry was posted in Facebook Twitter and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.